KOMUNITAS BELAJAR QARYAH THAYYIBAH

Pendidikan Rakyat Alternatif

Berbasis komunitas

Harapan masyarakat desa yang kondisinya masih perlu peningkatan kesejahteraaan tentunya kedepan harus memiliki cita-cita agar sekolah dapat terjangkau, dekat, murah dan memenuhi kebutuhan lingkungannya. Harapan iu tentunya tidak begitu saja digan-tungkan kepada lembaga-lembaga formal pendidikan, namun harus mulai digagas oleh warga, konsep dasarnya adalah sekolah berbasis komunitas/desa (Community Based Schooling) dimana wargalah yang menentukan baik buruknya anak-anak desa kedepan. Pendidikan dikelola bersama dalam sebuah lembaga pendidikan, dimana antara warga desa, pemerintah desa, orang tua murid, guru, anak didik, secara rutin dan terus-menerus mengevaluasi, merencana-kan dan mengawasi secara bersam-sama. Inilah yang disebut dengan pendidikan alternatif yang digagas warga, dikelola bersama, dibesarkan bersama dengan tujuan meningkatkan mar-tabat warga desa itu sendiri.

Sekolahan alternatif ini mendasar-kan proses pemintaranya pada analisis kehi-dupan nyata, adanya kesatuan mengajar dan belajar, mengajar disertai belajar, guru dan siswa adalah tim dan masyarakat desa menjalin persahabatan dengan lembaga sekolahan ini. Kesatuan inilah yang akan membongkar citra bahwa sekolah itu dingin tak berjiwa, birokratis, penyeragaman, asing bagi kaum miskin di pedesaan, dan mem-bosankan bagi guru dan siswa. Tidak ada dikotomi miskin kaya, guru killer (menakutkan), murid nakal, mata pelajaran momok dan sebagainya. Konsep utamanya adalah kegembiraan untuk semua. Alternatif ?

Kejengahan (kejengkelan) terhadap sitem pendidikan yang tidak berpihak pada kaum miskin terutama warga desa menjadi inspirasi Qaryah Thayyibah untuk segera menggagas pendidikan yang dapat menunjang visi gerakannya yaitu “Mewujudkan masyarakat tani yang tangguh yang mampu mengelola dan mengontrol segala sumber daya yang tersedia beserta seluruh potensinya sesuai dengan prinsip-prinsip keadilan dan kelestarian lingkungan serta kesetaraan laki-laki dan perempuan”.

Visi jauh kedepan inilah yang kemudian dirumuskan dalam rangka mewujudkan masyarakat tani yang tangguh. Konsep pendidikan alternatif inilah yang diharapkan kedepan menjadi tumpuan bagi anak-anak petani untuk mempercepat proses terciptanya “Desa yang Indah”. Dikatakan alternatif karena selama ini sistem pendidikan kita masih membelenggu, dingin, birokratis, dan tidak berpihak (terutama kaum miskin dan warga desa). Maka sebagai konsep tanding dari sistem tersebut Qaryah Thayyibah menawarkan prinsip pendidikan alternatif sebagai berikut: Prinsip utama, pendidikan dilandasi semangat membebaskan, dan semangat perubahan kearah yang lebih baik. Membebaskan berarti keluar dari belenggu legal formalistik yang selama ini menjadikan pendidikan tidak kritis,dan tidak kreatif, sedangkan semangat perubahan lebih diartikan pada kesatuan belajar dan mengajar, siapa yang lebih tahu mengajari yang belum paham, hal ini kemudian akan didapat seorang guru ketika mengajar sebenarnya dia sedang belajar, terkadang belajar apa yang tidak diketahuinya dari murid. Prinsip kedua, keberpihakan, adalah ideologi pendidikan itu sendiri, dimana akses keluarga miskin berhak atas pendidikan dan memperoleh pengeta-huan. Prinsip ketiga, metodologi yang dibangun selalu berdasarkan kegembi-raan murid dan guru dalam proses belajar mengajar, kegembiraan ini akan muncul apabila ruang sekat antara guru-murid tidak dibatasi, keduanya adalah tim, berproses secara partisipatif, guru sekedar fasilitator dalam meramu kurikulum. Prinsip keempat, Mengutamakan prinsip partisipatif antara pengelola sekolah, guru, siswa,wali murid, masyara-kat dan lingkungannya dalam merancang bangun sistem pendidikan yang sesuai kebutuhan, hal ini akan membuang jauh citra sekolah yang dingin dan tidak berjiwa yang selalu dirancang oleh intelektual kota yang tidak membumi (tidak memahami masyarakat). Prinsip-prinsip inilah yang kemudian diturunkan dalam sebuah konsep pendidikan alternatif, bagaimana guru, pengelola, siswa, sarana penunjang dan lingkungannya saling berinteraksi:

GURU

1. Sebagai syarat utama pendidikan alternatif guru dan pengelola harus memiliki idealisme dan komitmen tinggi untuk selalu berpihak pada kemiskinan dan lingkungan. 2. Guru memahami metodologi pendidikan, punya kerangka berfikir yang terbuka. 3. Menguasai materi yang akan diajarkan, namun tetap menempatkan siswa sebagai tim yang secara bersama-sama berproses dalam belajar, 4. Memahami analisis sosial, sehingga kebutuhan siswa dan masyarakat dilingkungan desanya terpenuhi 5. Memposisikan diri mengajar disertai belajar. Sehingga secara terus menerus memperbaiki kekurangan-kekurangan.

SISWA

1. Pemahaman bukan hafalan, mengetahui tidak sama dengan menelan pengetahuan mentah-mentah 2. Kontekstual, sesuai kebutuhan, pemanfaatan lingkungan sebagai media belajar aktif, dialami sendiri dalam kesehariannya 3. Muncul semangat kebersamaan diantara siswa, bagi yang nakal secara demokratis antar siswa sendiri yang memberikan hukuman, bukan guru. Bagi yang berprestasi secara bersama-sama disepa-kati diberi penghargaan, siapa yang tahu mengajari yang belum tahu, saling mengevaluasi antar siswa. 4. Kecerdasan siswa tidak hanya diukur dari nilai (kecerdasan intelektual), tetapi sejauh mana tingkat emosionalnya dan kecerdasan religinya. 5. Siswa selalu gembira sehingga akan muncul inovasi dan kretifitas karena proses belajar tidak penuh tekanan.

Sarana Penunjang

Sarana penunjang pendidikan alternatif tidaklah mengharapkan gedung yang hebat, pagar tembok tinggi, seragam mewah, namun bagaimana seorang siswa befikir global bertindak lokal. Diantara sarana yang harus ada dan diprioritaskan adalah: 1. IT (Informasi dan Tehnologi), lebih spesifik adalah internet, seorang siswa akan menjelajahi pengetahuan tidak hanya sebatas buku paket, tapi ia akan lebih banyak memahami dan mencari pengetahuannya secara terbuka dan bebas. Internet difamami sebagai perpusta-kaan 2. Pemanfaatan lingkungan sebagai media belajar, siswa secara langsung bersen-tuhan dengan pertanian, home industri, konservasi alam, air, warung desa, dsb 3. Tokoh penggerak desa, ini menjadi penting karena ialah yang menjadi fasilitator sekaligus mediator bagi lembaga sekolah, masyarakat, pemerin-tah lokal, dan orang-orang yang terkait dengan sekolah, dapat dibayangkan jika ia dapat mendorong sebuah desa muncul perdes (peaturan desa) tentang pendidikan (sebagian pajak desa diberikan untuk sekolah tersebut)

Institusi Sekolah

Institusi sekolah dikelola dengan prinsip alam dan lingkungan sebagai laboratorium raksasa, arena hidup yang nyata, plural, terus berkembang dan berubah, prinsip inilah yang menjadi pegangan agar lembaga sekolah selalu dinamis dan progresif dalam perjalananya, tidak mandeg tetapi terus menyesuaikan perkembangan masyarakat.*** Model:

Telah dicoba satu model Pendidikan Rakyat Alternatif berbasis digital yang dikelola dengan manajemen yang effektif dan effisien di Kalibening Salatiga yang telah memasuki tahun II (telah menyelesaikan program pembelajaran satu tahun pertama). Kendati menghadapi tantangan dan hambatan yang cukup berarti terutama tidak adanya dukungan dari pemerintah yang memadai, percobaan ini telah mampu mewujudkan harapan-harapan sebagaimana isi deklarasi Jomtiem (Education For All) dan lebih cepat merespons era digital eranya para millennials.

Best regards

ChemLoen


Sumber http://www.kbqt.org/

PROPOSAL PENAWARAN PENGADAAN BARANG DAN JASA SEKALIGUS KONTRAK SERVICE

PROPOSAL
PENAWARAN PENGADAAN BARANG DAN JASA
SEKALIGUS KONTRAK SERVICE
PENDAHULUAN
Adalah sebuah Perusahaan yang bergerak di bidang teknik,  penjualan, maintenance, service, jaringan, dan internet. CV. Multi Anugrah  berdiri sejak tahun 2008 didirikan atas kebutuhan pangsa pasar yang semakin meningkat di dunia Informatika, Sehingga untuk menunjang hal tersebut, kami juga mengadakan kerjasama di pengadaan computer new dan second serta kontrak service di instansi antara lain, pendidikan, perkantoran dan lain sebagainya.
Selain itu kami juga telah mempunyai rekanan bisinis bidang komputer di jogja, Jakata dan Surabaya.
DASAR PEMIKIRAN
Seiring dengan perkembangan teknologi informasi khususnya instansi, sangatlah penting adanya pelengkap kerja, pelengkap pendidikan, ataupun peralatan tambahan. Terutama dalam kegiatan pendidikan, kemampuan untuk lebih memahami dan menguasai, dalam hal ini pengenalan  pengoperasian komputer sejak dini sangatlah penting. Oleh sebab itu, ketersediaan perangkat computer adalah merupakan kebutuhan dalam perwujudannya, sehingga kami mencoba untuk menawarkan kerja sama di bidang Pengadaan, Service, Kontrak Service/Maintenace Computer di institusi, instansi, maupun pendidikan yang bapak/ Ibu pimpin.

TUJUAN

1.      Sehubungan dengan perwujudan pemikiran tersebut, kami memberikan kerjasama Pengadaan, untuk pelaksanaan proses pengenalan dan pembelajaran maupun alat kerja berupa komputer di instansi Pendidikan maupun Perkantoran.
Spesifikasi tertentu harga menyesuikan dan mengikuti harga pasar. Untuk harga paket Cpu + Monitor /LCD Monitor sesuai dengan harga komponen diatas, di tambah biaya perakitan. Harga ditentukan dari hasil negosiasi dan kebijakan penawaran harga.
2.         Pengadaan Sistem internet Speedy, Isp, hotspot dan sistem jaringan
internet untuk perkantoran atau laboratorium

3.         Kerja Sama Dibidang service meliputi : Service CPU, Monitor, Hardisk,
Printer, LCD Monitor, Laptop/notebook, LCD Projektor.
4.         Maintenance atau perawatan, kami menawarkan beberapa paket dengan asumsi biaya  sebagai berikut:

System kontrak.
  • Rp 500.000 / unit / tahun atau Rp75.000/unit/bulan. Tidak termasuk penggantian komponen hanya meliputi service software.
  • Rp 1. 500.000 / unit / tahun atau Rp200.000/unit/bulan. Untuk spesifikasi P4 socet 478, monitor CRT termasuk penggantian komponen (ketentuan berlaku).
  • Rp 2.500.000 / unit / tahun atau Rp350.000/unit/bulan. Untuk spesifikasi P4 Lga Monitor CRT, termasuk penggantian komponen (ketentuan berlaku).
Adapun perhitungan di atas menyesuaikan dengan klarifikasi dan negosiasi minimal harga untuk kontrak perawatan 10 unit.
System Pangilan
  • Instalasi software lengkap  untuk Unit Computer dan laptop/notebook.
  • Pengerjaan  jaringan/lan
  • Pekerjan lain- lain menyesuikan.
PENUTUP
Kerjasama ini kami ajukan dengan harapan dapat membantu (menjembatani) instansi dalam pengadaan fasilitas ,perawatan , perbaikan maupun dalam hal informasi teknologi khususnya komputer.
Kami berharap agar penawaran ini dapat dilanjutkan ke dalam suatu bentuk kerjasama yang menguntungkan kedua belah pihak. Apabila Bapak/ Ibu berminat, kami siap melakukan presentasi dan melakukan pembicaraan lebih lanjut.
Demikian proposal ini kami buat sebagai acuan pertimbangan dalam pengadaan / perawatan komputer di instansi anda.




Contoh Surat Penawaran

SURAT PENAWARAN
                                                                                    Salatiga, 4 Desember 2013 
Kepada Yth :

di
Tempat .

Prihal : Penawaran Kontrak Perawatan Komputer
Lampiran : 1 buah proposal penawaran, , 1 buah company profil perusahaan



Dengan hormat


Bersama surat ini kami mengajukan penawaran kerjasama dalam kegiatan perawatan komputer di instansi sekolah untuk kelancaranya dalam kegiatan pembelajaran dan mengajar.

Sebagai informasi, perusahaan kami telah menangani beberapa sekolahan di Salatiga  untuk masalah pengadaan barang dan jasa sekaligus kontrak service. Oleh sebab itu kami mengajukan penawaran kerjasama dalam kelancaran pengadaan barang dan jasa maupun kontrak perawatan di instansi, kantor , maupun sekolahan
yang Bapak atau Ibu pimpin.


Untuk lebih jelasnya kami lampirkan beberapa lampiran sebagai penunjang penawaran kami
.

Berikut lampiran yang kami sertakan :

1.       1 buah Proposal Penawaran,

2.       1 buah company profil perusahaan
.      
Demikian surat penawaran ini kami ajukan, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih

Hormat kami,




Manager Marketing CV. Multi Anugrah

Sirajudin Saleh

TEKNIK ELEKTRONIKA UNTUK PERTANIAN


ELEKTRONIKA DALAM TEKNIK PERTANIAN

Elektronika dan bidang pertanian
Elektronika merupakan ilmu yang sangat dekat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari baik di bidang pertanian maupun di rumah tangga.Dalam elektronika kita mempelajari listrik arus lemah seperti pada alat-alat pertanian.Revolusi besar-besaran terhadap elektronika terjadi sekitar tahun 1960-an, dimana saat itu mulai ditemukan suatu alat elektronika yang dinamakan Transistor, sehingga dimungkinkan untuk membuat suatu alat dengan ukuran yang kecil dimana sebelumnya alat alat tersebut masih menggunakan tabung-tabung facum yang ukurannya besar serta mengkonsumsi listrik yang besar. Hanya dalam kurun waktu 10 tahun sejak ditemukan nya transistor, ditemukan sebuah rangkaian terintegrasi yang dikenal dengan IC ( Integrated Circuit ) merupakan sebuah rangkaian terpadu yang berisi puluhan bahkan jutaan transistor didalamnya.Sehingga kita bisa melihat sebuah perangkat elektronika semakin kecil bentuknya tetapi semakin banyak fungsinya sebagai contoh telephone genggam (Handphone ) yang kita pakai saat ini dengan telephone genggam yang kita pakai beberapa tahun yang lalu.Yah semua itu berkat revolusi Silikon sebagai bahan dasar pembuatan Transistor dan IC atau CHIP.
Jadi bisa dikatakan bahwa ditemukannya transistor merupakan awal dari menggeliatnya perkembangan alat-alat elektronik. Dengan transistor alat-alat akan lebih mudah digunakan dan sederhana. Mungkin bila tidak ditemukan transistor kita harus membayar mahal alat-alat elektronik yang kita gunakan sekarang, dan apa jadinya dunia bila tidak ditemukan transistor.

Manfaat elektronika di bidang pertanian
Traktor, thrssher, reaper merupakan hasil dari penerapan ilmu elektronika.Dari alat-alat tersebut dapat kita ketahui bahwa elektronika sangat bermanfaat di bidang pertanian. Dengan traktor petani tidak lagi bersusah payah mencangkul tanah, dan dengan thrsser petani tidak lagi repot memisahkan antara gabah dan padi. Dan masih banyak alat-alat lainnya yang tidak mungkin dapat say rincikan satu-persatu disini. Jadi ilmu elektronika pada saat ini tidak dapat dipisahkan lagi dengan pertanian, selain sebagai penunjang alat elekronika juga sudah menjadi suatu kebutuhan yang sangat riskan.

Penggunaan  ilmu elektronika dalam bidang pertanian
Dewasa ini sangat penting penggunaan alat elektronika dibidang pertanian, agar kita sebagai negara yang disebut negara agraris tidak hanya sebagai sebutan.Tetapi kita harus mempunyai brand image yang baik dimata dunia, seperti halnya Thailand.Kita tahu pada saat ini semua hasil pertanian yang bagus selalu dikaitkan dengan Thailand, misalkan saja ada durian yang besar langsung disebut itu durian Thailand padahal sebenarnya dari Aceh Selatan.
Memang alat-alat elektronika terbilang cukup mahal untuk dapat dijangkau oleh petani-petani indonesia. Misalnya saja traktor roda empat yang harganya mencapai ratusan juta, sedangakan rata-rata petani indonesia hanya mempunyai lahan yang kecil. Selain terkendala oleh dana, petani indonesia juga rata-rata mempunyai pendidikan yang rendah sehingga asing dengan alat-alat elektronika. Biasanya hanya perusahaan-perusahhan besar yang menggunakan alat-alat elektronika yang canggih. Dan petani indonesia hanya menggunakan alat-alat elektronika seperti traktor dan thresser. Dalam hal ini pemerintah harus peka terhadap kebutuhan masyarakatnya.

Masa depan bidang pertanian tanpa perangkat elektronika
Bagaikan sayur tanpa garam, itulah pepatah yang cocok untuk menggambarkan pertanian masa depan tanpa elektronika. Dilema memang hal seperti ini, dimana kebutuhan pertanian yang terus meningkat permintaanya seiring bertambahnya penduduk dunia.Dengan adanya perangkat elektronika, hasil pertanian dapat ditingkatkan. Dengan alat elektronika kita dapat mempercepat pengolahan komiditi-komiditi pertanian, jadi kita dapat mengefisiensikan waktu  sebaik-baiknya. Memang alat elektronika juga mempunyai kekurangan dan kelemahan.Misalnya saja alat-alat elektronika yang menghasilkan polusi, baik polusi udar maupun polusi tanah.Hal seperti ini dapat mengurangi kesuburan tanah dan merusak lingkungan.Di sini kita sebagai manusia harus berfikir bagaimana menciptakan alat-alat yang secanggih mungkin, kalau bisa petani tidak perlu lagi menyentuh tanah secara langsung dalam pengolahan lahan pertanian.Dan  yang terpenting alat itu harus ramah lingkungan, contohnya seperti alat yang menggunakan sinar matahari.

Beberapa pengaplikasian elektronika dalam dunia pertanian
1)        Dalam bidang pasca panen
Rekayasa Mesin Sortasi Buah Jeruk Menggunakan Sensor Elektronik
Tahapan kunci menuju modernisasi pertanian antara lain ialah menyempurnakan proses kegiatan pasca panen pertanian dengan menerapkan akuisisi kualitas data dan otomatisasi dengan melibatkan sistem elektronika sehingga proses operasi pasca panen akan dapat beroperasi secara akurat, lebih seragam dan terkendali.  Cara penanganan produk hortikultura seperti pengkelasan (grading) buah jeruk yang umumnya relatif sensitif haruslah tidak mengakibatkan kerusakan maupun ketergantungan bentuk buah yang akan dikelompokkan pada lintasan proses.  Perekayasaan alsin pengkelasan buah jeruk merupakan penyempurnaan rancangan sebelumnya dengan mengganti bagian mekanis pengkelas dengan teknologi elektronika menggunakan sensor yang bersifat non destructive merupakan alternatif untuk mengatasi permasalahan tersebut di atas.  Studi ini dimaksudkan untuk merancang bangun dan menguji prototipe mesin sortasi buah jeruk menggunakan 3 buah sensor elektronik untuk 4 kelompok ukuran diameter dengan mengatur pulse meter digital sebagai berikut : A (= 70 mm), B (60 – <70 -="" 296="" 55="" 6-7="" 92="" berjumlah="" buah="" c="" d="" dan="" diperoleh="" edan="" hasil="" jam="" jeruk="" kapasitas="" kerja="" keseragaman="" kg="" kilogram.="" madu="" mesin="" mm.="" mm="" nbsp="" o:p="" per="" prototipe="" siem="" tersebut="" uji="" unjuk="" untuk="" varietas="" yang="">

2)        Dalam bidang alat dan mesin pertanian
MODFIKASI POWER WEEDER
Dalam rangka meningkatkan dan melestarikan suasembada beras yang telah dicapai pada tahun 1984. Pemerintah Indonesia telah berupaya menyebarluaskan informasi tentang cara pengolahan dan perawatan Padi untuk peningkatan hasil panen. Salah satunya adalah dengan meningkatkan penanganan pra-panen.
Pra-panen merupakan suatu kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan hasil panen.Salah satu kegiatan pra-panen yang harus diperhatiakan adalah penyiangan.Penyiangan merupakan suatu kegiatan mencabut rumput-rumput (gulma) yang berada di antara sela-sela padi dan sekaligus menggemburkan tanah.Penyiangan dilakukan dua kali yaitu pada saat Padi berumur 3 dan 6 minggu.
Menurut “Harjono. 30 desember 2007” Kerugian hasil panen padi oleh gulma dapat mencapai 36 %, dan pengendalian gulma yang efektif dapat meningkatkan produksi gabah sampai 1,8 ton/ha. Pengendalian gulma tanaman padi sawah dengan tangan membutuhkan waktu 172 jam/ha dan penyiangan dengan landak membujur melintang 132 jam/ha.
Penggunaan alat penyiang system manual seperti landak membujur dan tangan mempunyai banyak sekali kekurangan, baik dilihat dari segi kinerja dan efisiensi alat karena itu perlu dibuat suatu terobosan teknologi yang dapat membantu memecahakan permasalahan penyiangan dan dapat diterima oleh petani. Alat penyiang bertenaga motor (power weeder) dengan desain yang telah disesuaikan untuk daerah-daerah di Indonesia yang berpetak sempit merupakan salah satu jawaban sehingga diharapakan dapat meningkatkan kinerja petani supaya lebih efektif dan efisien dibandingkan penyiangan dengan cara manual (landak), pacul kecil dan tangan.
Power Weeder berfungsi untuk mencabut atau membenamkan rumput (gulma) yang tumbuh diantara alur tanaman padi sawah, tanpa merusak tanaman padi atau menurunkan produksi. Penyiangan secara manual memerlukan curahan tenaga kerja yang besar yaitu 50 – 80 jam/ha.Mesin penyiang bermotor ini mempunyai kapasitas kerja 15 – 27 jam/ha.Dari data pengamatan dan penghitungan di lapangan diperoleh hasil efisiensi penyiangan rata – rata sebesar 80%.Alat tersebut dapat mengatasi masalah penyiangan di daerah yang kekurangan tenaga kerja, khususnya di luar jawa, namun kendala yang dihadapi adalah jarak tanam yang tidak pasti dan baris tanam tidak lurus.
Dengan adanya modifikasi secara mekanik dengan menggunakan peralatan elektronika diharapkan Power Weeder dapat digunakan dengan baik dan sesuai dengan kondisi di Indonesia.
3)      Dalam bidang teknik tanah dan air
SISTEM DRAINASE OTOMATIS BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA8535
Sistem drainase merupakan salah satu cara pembuangan air yang berlebihan pada suatu tempat atau kawasan. Secara umum, sistem drainase didefinisikan sebagai serangkaian bangunan air yang berfungsi untuk mengurangi atau membuang kelebihan air dari suatu kawasan atau lahan, sehingga dapat difungsikan secara optimal.
Pada dasarnya rangkaian ini dirancang guna untuk membuang air yang berlebihan pada suatu tempat atau kawasan yang daerah resapan airnya kurang bagus bahkan tidak adanya sistem resapan air yang tertata dengan baik dan benar. Oleh karena itu, dirancang sebuah alat yang berjudul “Sistem Drainase Otomatis Berbasis Mikrokontroler ATMega8535” yang difungsikan sebagai media resapan air yang terdiri dari sensor air yang akan membuat aksi pada rangkaian pompa air sebagai alat untuk membuang air melalui pipa atau selang yang terhubung pada pompa air dan hasilnya atau output akan ditampilkan pada display LCD sesuai dengan level air yang mengenai sensor air tersebut dan juga akan di tampilkan pada lampu indikator yang tersusun sesuai dengan kondisi sensor air, serta akan menginformasikan dalam bentuk gelombang suara yang dihasilkan oleh buzzer yang terhubung pada rangkaian Sistem Drainase Otomatis Berbasis Mikrokontroler ATMega8535 ini.
Dari hasil perancangan dan pengamatan datayang diperoleh saat  melakukan pengujian alat didapat bahwa rangkaian ini bekerja sesuai dengan program yang dibuat dan  melakukan  fungsi-fungsi  dari  masing- masing komponen  bekerja dengan optimal. Dan   rancangan   alat   ini   dapat   berfungsi sebagai  resapan  air  atau  pembuangan  air yang berlebihan pada suatu  kawasan, serta penanggulangan   dini   terhadap   terjadinya banjir, karena alat ini dirancang pada  saat sensor  2  terkena  air  pompa  air  langsung membuang air yang ada pada rangkaian hal ini  berfungsi  bila  pada  saat  air  yang  ada lebih  banyak  (air  bah)  sehingga  air  terus dibuang   sampai   air  tidak  lagi  mengenai sensor sama sekali.
Kelebihan   dari    rancangan   alat    yang dibuat  ini  yang  mampu mengatasi permasalahan sistem pembuangan air yang kurang  baik  pada  suatu  kawasan,  karena konsep dari sistem drainase atau resapan air.
Adapun   kekurangan    dari    alat  yang dirancang adalah sensor air yang digunakan, sebab dalam konduktor   yang   digunakan adalah  media air  tanah yang  kadar elektrolitnya sangat sedikit, sehingga proses koduktor kurang bagus.

4)      Dalam sistem informasi manajemen
Sistem Jaringan Telepon
Penggunaan jumlah telepon pada suatu bangunan pada umunya tidak diketahui secara tepat dan oleh karenanya perlu dirancang secara Terpadu denganperancangan jaringan utilitas lainnya.Meskipun pada saat tahap rancangan jumlahtelepon sudah diketahui, pada kenyataanya masih sering terjadi penambahan jumlahdan perubahan jaringan layanan telepon. Untuk maksud ini, maka perncanganjumlah saluran telepon didasarkan pada prakiraan per satuan luas lantai yang akanmempengaruji alokasi kebutuhan ruangan untuk kebutuhan :
1.      layanan penerimaan telepon, berikut panel utama telepon
2.      saluran vertical (riser), pipa saluran dan panel distribusi
3.      lemari untukperlengkapan telekomunikasi
4.      lokasitempat penambahan sambungan
5.      ruang peralatan untuk perlengkapan khusus telekomunikasi
6.      sistem distribusi termasuk pipa jaringan, kotak sambungan di lantai, dan lain-lain
Untuk dapat berfungsinya sistem telekomunikasi di dalam bangunan, diperlukansaluran telepon dari telkom, yang mempunyai fasilitas hubungan local (dalam kota),hubungan keluar interlokal (DDD- Domestic Direct Dialling) atau hubungan keluarinternasional (IDD-International Direct Dialling).Sistem dalam angunan dimulai dari saluran telkom ke fasilitas PABX (PrivateAutomatic Branch Exchange), selanjtnya dihubungkan ke kotak induk (MDF- MainDistribution Frame). Melalui kabel distribusi (DC- Distribution Cable) jaringan telepon disebarkan ke kotak terminal(JB- Junction Box) yang ada tiap lantaibangunan. Drti kotak terminal ini jaringan telepon diteruskan ke setiap pesawattelepon.Instalasi jaringan telepon meggunakan kabel berisolasi plastic yang dimasukkandalam pipa PVC.
Pekerjaan Telepon
1.        Pengurusan dan penyambungan line telepon ke pihak PT.Telkom daerahsetempat.
2.        Pengadaan dan pemasangan Unit peralatan utama PABX lengkap denganterminal box utama (TBU-PABX).
3.        Pengadaan dan pemasangan terminal-terminal box telepon (TBT).
4.        Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi outlet telepon lengkap dengan jenisdan ukuran kabelnya, pipa pelindung kabel, kotak untuk outlet telepon, junctionbox, dan accessories lainnya.
5.        Pengadaan dan pemasangan jenis pesawat telepon digital dan analog.
6.        Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi telepon yang terpasang.

Jaringan Kabel Komputer/Data/Multimedia
Adanya server computer memungkinkan disajikannya pelayanan yang beragamdalam suatu bangunan, antara lain untuk keperluan ruang kerja (Work station)dengan penggunakan computer personal (PC- Perconal computer), untuk layananjaringan local (LAN- Local Area Network) dengan beberapa terminal dan printer,untuk telecopier dan facsimile, untuk dihubungkan dengan pesawat telepon ataupununtuk pengendalian lingkungan dan keselamatan.
Selanjutnya, dengan bantuan modern, V-sat, atau antenna microwave, sistemcomputer/data/multimedia pada suatu bangunan dihubungkan dengan jaringaneksternal melalui provider atau fasilitas satelit.

Sistem Otomatisasi Bangunan
Sistem otomasi bangunan (BAS- Building Automation Sistem) diintegrasikan dalamsuatu sistem bngunan pinta. Integtrasi sistem dari bangunan pintar ini memberikansecara maya penghuni/pengguna bangunan semua kemampuan untuk memenuhikebutuhan sutu lingkungan kantor yang modern, seperti :
1.      telepon dan integrasinya dengan ruang kerja
2.      computer personal
3.      proses pembuatan teks dan tulisan
4.      perintah/pesan, baik berupa suara maupun dalam bentuk elektronik
5.      facsimile
6.      aksas data melalui jaringan computer
7.      teks video
8.      konperensi jarak jauh

Ketiga hal diatas sangat penting dalam suatu sistem manajemen, karena jalannya atau berlangsungnya atau tersampainya suatu informasi sangatlah penting untuk diperhatikan. Tanpa adanya suatu sistem penyampaian informasi yang baik maka tidak akan ada sistem manajemen yang baik, begitu pula dalam suatu sistem manajemen pertanian. Peralatan elektronika sangatlah memiliki peranan penting, karena dalam sistem informasi pastilah membutuhkan peralatan elektronika didalamnya.





DAFTAR PUSTAKA

Anonim. 2000.Elektronika dan teknologi. Tersedia di http://id.scrab.org/ (diakses pada 15 Desember 2012 [19.00 WIB])

Anonim. 2007. Energi dibidang pertanian. Tersedia di http://www.farmnews.com (diakses pada 15 Desember 2012 [21.00 WIB])

Dendiatama, Brian. 2012. SISTEM DRAINASE OTOMATIS BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA8535. Terdapat di raqheelcaze.wordpress.com (diakses pada 15 Desember 2012 [20.00 WIB])



Contoh Invoiche

Trust Service
Jln Salatiga-Solo km 10 Randusari ,18/04 Tengaran INVOICE NO. 12
Kab. Semarang , 50775 DATE October 10, 2016
081328388504 CUSTOMER ID Stain salatiga
judhyn@gmail.com EXPIRATION DATE 15 december 2013
TO : UPT KOM IAIN SALATIGA
SALESPERSON JOB PAYMENT TERMS DUE DATE
Sirajudin Saleh Service    13 January 2014
         
QUANTITY DESCRIPTION UNIT PRICE TERMS DATE
2 LCD Dell 19" (Service Power Suply)  Rp      100,000.00  
1 Laptop Axio MNC CW (Srvice keyboard)  Rp      125,000.00  
1 Laptop Axio M35 (Service Keyboard)  Rp      125,000.00  
1 Laptop Toshiba Portege R 205 (Return)    
1 Handy Came Sony DCR SR 21 (replace hdd)  Rp   1,000,000.00  
1 Laptop IBM (return)    
1 Laptop Toshiba R205 (Service Keyboard)  Rp      125,000.00  
1 Laptop Acer 4732Z (Service keyboard)  Rp      125,000.00  
2 Laptop Compaq Cq 20 ( Replace Ic Power)  Rp      350,000.00  
1 Laptop Hp Pavilion G4 (replace hdd)  Rp        50,000.00  
1 Laptop Dell Inspiron N4050 ( Return)    
1 Hdd Seagate External 320 GB (return)    
1 Charger Laptop Compaq/ HP  Rp      150,000.00  
2 LCD Samsung 19" S19a10N (replacing power suply)  Rp      250,000.00  
3 LCD Projector Viewsonic PJD 5352 ( Service Lamp, Reset Lamp, Replace Board Power Suply  Rp      100,000.00  
2 LCD PROJECTOR Toshiba tdp sp1 (Replace Mainboard , Replace Color well)  Rp   1,750,000.00  
1 Laptop Lenovo R203 (service keyboard)  Rp      900,000.00  
        
        TOTAL  Rp     5,150,000.00
Sirajudin Saleh (Owner)
   
   
LUNAS
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Popular Posts

 

http://www.jhoeydhyn.blogspot.com | |